**WURYANTORO** – Memasuki hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), SMP Negeri 2 Wuryantoro terus berkomitmen menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi para peserta didik baru. Pada kegiatan yang berlangsung hari ini, sekolah fokus memberikan pembekalan karakter melalui **Praktik Peraturan Baris-Berbaris (PBB)** serta **Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP)**.
Kegiatan yang mengusung tema "MPLS Ramah dan Edukatif" ini diikuti oleh seluruh siswa baru dengan penuh antusias. Kepala SMPN 2 Wuryantoro menyampaikan bahwa materi hari kedua ini dirancang untuk menyeimbangkan antara kedisiplinan fisik dan kematangan mental siswa.
---
### **Asah Kedisiplinan Melalui Praktik PBB**
Kegiatan dimulai sejak pagi hari di lapangan utama sekolah. Di bawah bimbingan para instruktur dan guru pendamping, para siswa baru diajarkan dasar-dasar gerakan PBB, mulai dari sikap sempurna, istirahat di tempat, hingga gerakan berpindah tempat.
> "Latihan PBB ini bukan sekadar baris-baris biasa, melainkan media untuk menanamkan rasa disiplin, kekompakan, konsentrasi, dan rasa tanggung jawab sejak dini pada diri siswa," ujar perwakilan panitia MPLS SMPN 2 Wuryantoro.
Meskipun cuaca cukup cerah, semangat para siswa tidak surut. Mereka tampak kompak mengikuti setiap aba-aba yang diberikan.
---
### **Wujudkan Sekolah Aman Tanpa Kekerasan**
Setelah sesi fisik selesai, kegiatan dilanjutkan di dalam ruangan dengan materi yang tidak kalah krusial, yaitu **Pencegahan dan Penanganan Tindak Kekerasan**. Materi ini diberikan sebagai langkah nyata sekolah dalam mendukung program Kemendikbudristek untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari *bullying* (perundungan), kekerasan seksual, dan intoleransi.
Dalam sesi interaktif ini, siswa diberikan pemahaman mengenai:
* **Jenis-jenis kekerasan** yang sering tidak disadari (seperti *cyberbullying* atau ejekan verbal).
* **Dampak psikologis** bagi korban kekerasan.
* **Langkah berani untuk melapor** jika melihat atau mengalami tindakan kekerasan di sekolah.
Pihak sekolah menegaskan bahwa SMPN 2 Wuryantoro memiliki komitmen nol toleransi (*zero tolerance*) terhadap segala bentuk kekerasan. Dengan pembekalan ini, diharapkan para siswa baru dapat saling menghargai, menjaga lisan, dan menciptakan lingkungan pertemanan yang sehat.
---
### **Antusiasme Siswa**
Salah satu siswa baru mengaku senang dengan materi hari kedua ini. "Seru sekali. Selain belajar kompak saat baris-berbaris, kami juga jadi tahu apa saja yang termasuk *bullying* dan bagaimana cara menghindarinya. Jadi merasa lebih aman sekolah di sini," ungkapnya.
Hari kedua MPLS SMPN 2 Wuryantoro ditutup dengan evaluasi singkat dan doa bersama. Kegiatan akan kembali dilanjutkan besok dengan materi pengenalan kurikulum dan sarana prasarana sekolah yang tetap dikemas secara ramah anak.